fbpx
Minggu, 6 April 2025

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Penatua P2J GKI Sion Sanggeng Yan C Warinussy Apresiasi Pdt Melkianus Warfandu STh sebagai Ketua BPK Klasis GKI Manokwari

3 min read

TOP-NEWS.id, MANOKWARI – “Sebagai Penatua dan Koordinator Urusan Pembinaan Pelayanan Jemaat (P2J) GKI Sion Sanggeng, saya memberi apresiasi atas terpilihnya Pdt Melkianus Warfandu, STh sebagai Ketua Badan Pekerja (BPK) Klasis GKI Manokwari bersama jajarannya, dalam Sidang Klasis GKI di Gereja Bahtera Pelepasan Mandopi, Sabtu (17/9/2022),” demikian disampaikan Penatua dan Koordinator P2J GKI Sion Sanggeng Yan Christian Warinussy dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (19/9/2022).

Dikatakan Yan, Pdt Warfandu yang merupakan salah satu pendeta dari Suku Besar Pedalaman Arfak di Kabupaten Manokwari, Papua Barat juga merupakan salah satu jebolan Sekolah Tinggi Theologia Gereja Kristen Injili (STT GKI), Abepura, Kota Jayapura, Papua.

“Sebagai seorang Penatua dan Presbiter, saya ingin mengucapkan selamat kepada Wakil Ketua terpilih Penatua Trayanus Rumsayor, SSi Teol yang juga merupakan putra asli Manokwari dari Suku Doreri dan yang pertama kali seorang putra asli Doreri menduduki posisi Wakil Ketua Badan Pekerja Klasis GKI Manokwari setelah lebih dari 60 tahun GKI berdiri sebagai sebuah gereja mandiri dan merdeka serta sebagai organisasi moderen milik orang asli Papua di Tanah air mereka sendiri pada 26 Oktober 1956,” ucap Yan.

Pdt Warfandu serta Pnt Rumsayor akan dibantu Pdt Sadrak Simbiak, SSi Teol selaku Sekretaris dan Pnt Ansony Kalimpung sebagai Wakil Sekretaris, serta Syamas Meidy Ambrain selaku Bendahara.

BPK GKI Manokwari periode 2022-2027 ini juga dilengkapi anggota-anggota yang terdiri dari, Pdt Novita Burwos, SSi Teol, Pdt Willem Sibian, STh, Pnt Bons Sanz Rumbruren, Pdt Yane Korwa, SSi Teol, Pdt Lamek Wanma, STh dan PdtHena Helena Korwa, SSi Teol.

“Dalam posisi sebagai mantan Sekretaris Komisi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (KPKC) Klasis GKI Manokwari, saya juga ingin mengingatkan Badan Pekerja Klasis GKI Manokwari yang baru ini bahwa tantangan persoalan yang dihadapi GKI Di Tanah Papua, khususnya Klasis GKI Manokwari cukup berat. Terutama dalam konteks perlindungan hak asasi manusia (HAM) serta penegakan hukum,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Manokwari tentang Manokwari sebagai Daerah Injil menjadi sebuah soal yang mesti dihadapi dan dikaji kembali dari sisi mempertahankan icon Manokwari Kota Injil atau daerah Injil.

Sejarah perjalanan pekabaran Injil yang dibawa dari Antiokhia di Bumi Asia hingga ke Tanah Eropah di Jerman dan Negeri Belanda hingga didaratkan secara resmi saat tibanya dua utusan (rasul) Carl Willem Ottouw dan Johan Gottlob Geissler.

Yakni, pada hari Minggu pagi pada tanggal 5 Februari 1855 di Pantai Pasir Putih Pula Mansinam di bibir Teluk Doreh, Manokwari yang dahulunya disebut Mnukwar (kampung lama/tua).

Kasus “rencana penggusuran” Gedung Gereja GKI Pengharapan Rendani dan gedung Gereja Bartholomeus Borarsi juga menjadi tantangan dan pergumulan berat yang bakal dihadapi BPK Manokwari yang dipimpin Pdt Melkianus Warfandu dan Pnt Trayanus Rumsayor ke depan.

“Saya kira Badan Pekerja Sinode (BPS) GKI Di Tanah Papua di bawah pimpinan Pdt Andrikus Mofu, MTh juga akan bersama BPK Manokwari terlibat dalam memecahkan persoalan keberadaan Perda Manokwari Daerah Injil dengan situasi pembangunan di Manokwari, Papua Barat serta dampaknya bagi pertumbuhan iman dan pekabaran Injil yang bakal dipengaruhi oleh kasus Rendani dan Borarsi tersebut.

Editor: Frifod

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.